Hamzah Sheeraz merupakan salah satu petinju muda berbakat asal Inggris yang sedang mencuri perhatian dunia tinju profesional. Lahir pada 25 Mei 1999 di Slough, Berkshire, Inggris, ia memiliki garis keturunan campuran Pakistan dan India, yang membuatnya menjadi figur inspiratif bagi banyak komunitas Asia Selatan di Inggris Raya. Ia dikenal dengan tinggi badannya yang mencapai sekitar 191 cm (6 kaki 3 inci), yang tergolong sangat tinggi untuk kelas menengah, memberikan keuntungan jangkauan yang signifikan.
Awal Karier dan Latar Belakang Keluarga
Sheeraz tumbuh dalam keluarga yang mendukungnya secara penuh. Pamannya, Shad Ali, adalah seorang petinju profesional yang pernah bertarung di Inggris. Dari pamannyalah Sheeraz pertama kali mengenal tinju. Sejak kecil, ia telah berlatih keras dan berfokus pada disiplin, kebugaran, serta teknik yang baik. Ayahnya juga sangat mendukung karier tinju Sheeraz meskipun pada awalnya mengutamakan pendidikan.

Seiring berjalannya waktu, bakat Sheeraz semakin menonjol di kompetisi-kompetisi lokal. Ia memenangi kejuaraan amatir di Inggris sebelum akhirnya memutuskan untuk menjadi petinju profesional pada usia 18 tahun.
Debut Profesional dan Rekor Tak Terkalahkan
Hamzah Sheeraz melakukan debut profesionalnya pada 16 September 2017 melawan Duane Green di Copper Box Arena, London. Dalam laga perdananya, ia menang dengan keputusan angka. Setelah itu, Sheeraz semakin aktif bertanding dan mulai menunjukkan gaya khasnya: pukulan tajam, cepat, serta footwork yang lincah meskipun bertubuh tinggi.
Sejak debut hingga pertengahan 2025 ini, Sheeraz memiliki rekor total 20 kemenangan tanpa pernah kalah, dengan mayoritas kemenangannya diperoleh melalui knock-out (KO). Gaya bertinjunya yang agresif namun terukur membuat banyak promotor menilai ia memiliki potensi besar untuk menjadi juara dunia di masa depan.
Rekor Tinju Profesional
| Total Petarung | Menang | Kalah | Seri | KO/TKO |
|---|---|---|---|---|
| 22 | 21 | 0 | 1 | 17 |
| No | Hasil | Rekor Saat Itu | Lawan | Jenis | Ronde | Tanggal | Lokasi | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 22 | Seri | 21–0–1 | Carlos Adames | SD | 12 | 22 Feb 2025 | Riyadh, Saudi Arabia | Perebutan sabuk WBC middleweight |
| 21 | Menang | 21–0 | Tyler Denny | TKO (2/12) | 2 | 21 Sep 2024 | London, Inggris | |
| 20 | Menang | 20–0 | Austin Williams | TKO (11/12) | 11 | 1 Jun 2024 | Riyadh, Saudi Arabia | |
| 19 | Menang | 19–0 | Liam Williams | TKO (1/12) | 1 | 10 Feb 2024 | London, Inggris | |
| 18 | Menang | 18–0 | Dmytro Mytrofanov | TKO (2/12) | 2 | 26 Aug 2023 | Wrocław, Polandia | |
| 17 | Menang | 17–0 | River Wilson-Bent | TKO (2/12) | 2 | 26 Nov 2022 | London, Inggris | |
| 16 | Menang | 16–0 | Francisco E. Torres | TKO (5/12) | 5 | 16 Jul 2022 | London, Inggris | |
| 15 | Menang | 15–0 | Jez Smith | TKO (2/10) | 2 | 19 Mar 2022 | London, Inggris | |
| 14 | Menang | 14–0 | Bradley Skeete | TKO (9/10) | 9 | 4 Dec 2021 | London, Inggris | |
| 13 | Menang | 13–0 | Ezequiel Gurria | TKO (5/10) | 5 | 24 Jul 2021 | London, Inggris | |
| 12 | Menang | 12–0 | Guido N. Pitto | TKO (10/10) | 10 | 28 Nov 2020 | London, Inggris | |
| 11 | Menang | 11–0 | Paul Kean | RTD (6/10) | 6 | 10 Jul 2020 | London, Inggris | |
| 10 | Menang | 10–0 | Ryan Kelly | TKO (6/10) | 6 | 30 Nov 2019 | Birmingham, Inggris | |
| 9 | Menang | 9–0 | Scott James | TKO (1/8) | 1 | 13 Jul 2019 | London, Inggris | |
| 8 | Menang | 8–0 | Ladislav Nemeth | TKO (2/6) | 2 | 27 Apr 2019 | London, Inggris | |
| 7 | Menang | 7–0 | Rod Douglas Jr. | TKO (1/6) | 1 | 8 Mar 2019 | London, Inggris | |
| 6 | Menang | 6–0 | Jordan Grannum | PTS (6) | 6 | 15 Dec 2018 | Inggris | |
| 5 | Menang | 5–0 | Zygimantas B. | PTS (4) | 4 | 20 Oct 2018 | Inggris | |
| 4 | Menang | 4–0 | Miguel Aguilar | PTS (4) | 4 | 13 Jul 2018 | Inggris | |
| 3 | Menang | 3–0 | Chris Jenkinson | KO (1/4) | 1 | 6 Apr 2018 | Inggris | |
| 2 | Menang | 2–0 | Christian H-G | PTS (4) | 4 | 24 Feb 2018 | Inggris | |
| 1 | Menang | 1–0 | Duane Green | TKO (2/4) | 2 | 16 Sep 2017 | London, Inggris |
Ringkasan Singkat:
-
Total pertarungan: 22
-
Menang: 21
-
Seri: 1
-
Tidak pernah kalah (0 kekalahan)
-
Kemenangan KO/TKO: 17
-
Debut profesional: 16 September 2017
Gaya Bertinju dan Keunggulan Fisik
Keunggulan Sheeraz terletak pada jangkauan pukulan yang panjang berkat tinggi badannya. Dalam kelas menengah (Middleweight) dan kelas menengah ringan (Super Welterweight), rata-rata petinju memiliki tinggi 175-180 cm, sedangkan Sheeraz berada di atas 190 cm. Hal ini memungkinkannya melakukan pukulan jab untuk mengatur jarak dan mengontrol tempo pertandingan.
Selain itu, ia dikenal memiliki pukulan kanan yang sangat kuat dan sering digunakan sebagai finishing punch. Banyak lawannya tumbang oleh kombinasi pukulan hook kiri diikuti straight kanan keras yang mendarat tepat di rahang atau rusuk.
Pertarungan Penting dalam Kariernya
-
Vs Francisco Emanuel Torres (2022)
Sheeraz mengalahkan Francisco Torres dengan KO di ronde ke-5 pada Juli 2022 dalam laga di Copper Box Arena. Kemenangan ini menegaskan statusnya sebagai penantang serius di divisi Super Welterweight. -
Vs Dmytro Mytrofanov (2024)
Dalam pertarungan perebutan sabuk WBC Silver Middleweight, Sheeraz mengalahkan Mytrofanov dengan KO di ronde ke-2, menunjukkan dominasinya dan mengukuhkan posisinya di peringkat atas WBC. -
Vs Liam Williams (2024)
Salah satu ujian terberat Sheeraz adalah melawan mantan penantang gelar dunia asal Wales, Liam Williams. Namun, Sheeraz berhasil menang dengan TKO di ronde ke-11, membuktikan kemampuannya menahan tekanan dan menjaga stamina hingga late round.
Karakter di Luar Ring
Di luar ring, Sheeraz dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, religius, dan dekat dengan keluarganya. Ia sering berbicara tentang pentingnya disiplin, keimanan, serta menjauhkan diri dari gaya hidup negatif. Dalam beberapa wawancara, ia menekankan bahwa karier tinju adalah bagian dari jalan hidup yang ingin ia jalani dengan penuh tanggung jawab.
Ia juga aktif mendukung kegiatan komunitas Asia Selatan di Inggris, khususnya generasi muda yang ingin berprestasi dalam bidang olahraga, pendidikan, maupun pengembangan diri.
Peluang Mendapatkan Gelar Dunia
Dengan usianya yang masih 26 tahun per 2025, Sheeraz berada dalam puncak performa fisik. Para analis tinju menilai ia berpeluang besar untuk menantang sabuk juara dunia di kelas menengah dalam satu hingga dua tahun ke depan, terutama melihat nama-nama besar seperti Janibek Alimkhanuly (WBO), Jermall Charlo (WBC), atau Carlos Adames (WBC Interim) yang menjadi target realistisnya.
Promotor Sheeraz, Frank Warren, bahkan mengatakan bahwa Sheeraz adalah salah satu prospek terbaik di bawah asuhannya. Warren menyebutkan bahwa Sheeraz memiliki kombinasi “bakat alami, fisik yang ideal, dan pola pikir pemenang”, formula penting untuk menjadi juara dunia di era tinju modern.
Tantangan yang Akan Dihadapi
Namun demikian, Sheeraz tetap memiliki tantangan. Beberapa kritikus menilai bahwa ia belum banyak menghadapi lawan elite berpengalaman dan memiliki dagu kuat (iron chin). Pertandingan melawan petinju-petinju top Amerika dan Kazakhstan akan menjadi ujian nyata tentang ketangguhan fisik serta mentalnya.
Selain itu, banyak pengamat berharap ia meningkatkan variasi pertahanan, karena gaya agresif Sheeraz kerap membuatnya sedikit terbuka saat melancarkan kombinasi panjang.
Visi Karier dan Masa Depan
Dalam wawancara terbarunya, Sheeraz menyatakan ingin menjadi juara dunia multi-divisi seperti idolanya, Tommy Hearns. Ia juga bercita-cita bertarung di Amerika Serikat di arena-arena besar seperti MGM Grand Las Vegas atau Madison Square Garden New York, sambil tetap mempertahankan dukungan besar fans Inggrisnya.
Ia menambahkan, “Saya ingin menjadi kebanggaan keluarga, komunitas, dan negara saya. Bagi saya, kemenangan terbesar adalah ketika bisa membawa nama baik keluarga dan memberi dampak positif untuk orang lain.”
