petinju Alberto Puello
Alberto Puello sebelah kiri

Alberto Puello: Sang Gladiator dari Republik Dominika

Diposting pada

Dunia tinju kelas ringan super (super lightweight) saat ini dipenuhi nama-nama besar yang menguasai arena dengan gaya bertarung menawan. Salah satunya adalah Alberto Puello, petinju asal Republik Dominika yang menorehkan prestasi internasional dan mengharumkan nama negaranya dengan teknik bertinju yang rapi, cepat, serta penuh perhitungan.

Profil Singkat

  • Nama Lengkap: Alberto Puello Calderón

  • Tanggal Lahir: 22 Juli 1994

  • Tempat Lahir: San Juan de la Maguana, Republik Dominika

  • Julukan: La Avispa (The Wasp / Si Tawon)

  • Tinggi: 175 cm

  • Jangkauan: 183 cm

  • Divisi: Light welterweight / Super lightweight (63,5 kg)

Alberto dijuluki La Avispa atau Si Tawon karena gaya bertarungnya yang lincah, menusuk, dan merepotkan lawan, mirip sengatan tawon di ring.

Awal Karier

Puello memulai karier tinju profesionalnya pada 7 Maret 2015, melawan Carlos Contreras di Santiago de los Caballeros, Republik Dominika. Dalam debutnya, ia menang dengan keputusan mutlak. Sejak awal karier, ia menunjukkan bakat alami, stamina kuat, dan disiplin tinggi. Berkat latihannya di sasana ternama di Republik Dominika, Alberto tumbuh menjadi salah satu petinju yang diantisipasi publik Amerika Latin.

petinju Alberto Puello
Alberto Puello sebelah kiri

Perjalanan Menjadi Juara

Pada 27 September 2017, Puello meraih sabuk interim WBA Fedelatin super lightweight setelah mengalahkan Gabriel Gullien dengan TKO di ronde ke-4. Kemenangan tersebut membuka jalannya untuk perebutan gelar yang lebih bergengsi. Alberto terus mengasah teknik pukulan straight kirinya yang cepat dan akurat, serta footwork-nya yang sulit dibaca lawan.

Kariernya semakin melejit saat ia menghadapi Jonathan Alonso pada 27 Juli 2019 untuk memperebutkan gelar WBA interim super lightweight. Puello menang dengan keputusan mutlak (unanimous decision) setelah 12 ronde, menunjukkan dominasi dan ketahanan fisik yang luar biasa.

Namun, momen puncaknya terjadi pada 20 Agustus 2022 ketika Alberto Puello menghadapi petinju kuat asal Uzbekistan, Batyr Akhmedov, untuk memperebutkan gelar WBA World super lightweight yang lowong. Laga ini digelar di Seminole Hard Rock Hotel and Casino, Hollywood, Florida, Amerika Serikat.

Pertarungan berlangsung sengit. Puello menggunakan kombinasi pukulan jab dan straight kiri untuk menahan agresivitas Akhmedov yang terus menekan. Dalam 12 ronde, Puello tetap tenang meski lawannya berusaha mengurung dan mendesak dengan pukulan hook ke arah badan. Di akhir laga, para juri memberikan keputusan mayoritas (split decision) untuk Puello, menjadikannya juara dunia WBA super lightweight pertama asal Republik Dominika.

Gaya Bertarung

Sebagai petinju kidal (southpaw), Puello memiliki keunggulan:

  1. Jab kanan tajam – digunakan untuk menjaga jarak dan membuka pertahanan lawan.

  2. Straight kiri cepat – pukulan khas southpaw yang sering menjadi poin penting dalam laga.

  3. Footwork lincah – ia bergerak cepat ke samping untuk menghindari pukulan, lalu masuk untuk menyerang.

  4. Pertahanan solid – Puello jarang terkena pukulan bersih, karena guard-nya rapat dan ia memiliki insting menghindar alami.

Pelatihnya mengatakan, “Puello bukan hanya petinju dengan stamina hebat, tapi juga pintar membaca pergerakan lawan dan tahu kapan harus menyerang atau bertahan.”

Kontroversi dan Ujian Karier

Pada April 2023, Puello sempat mengalami cobaan besar ketika dinyatakan positif menggunakan zat terlarang (doping test) menjelang pertarungan unifikasi. Namun, hasil tersebut menimbulkan kontroversi karena ada indikasi zat tersebut berasal dari obat resep dokter. WBA kemudian melakukan investigasi lanjutan.

Akibat kasus tersebut, sabuknya sempat dicopot sementara, namun Puello berkomitmen membersihkan namanya dan kembali ke jalur juara. Ia menjalani kamp latihan intensif dan program gizi ketat untuk memastikan tubuhnya bebas zat terlarang. Hal ini menunjukkan mental baja dan profesionalitasnya sebagai atlet dunia.

Statistik Rekor

Per Juli 2025, rekor profesionalnya:

  • Total Pertandingan: 23

  • Menang: 22

  • Menang KO: 10

  • Kalah: 1

Kekalahan pertamanya baru terjadi ketika menghadapi Rolando Romero pada pertarungan unifikasi di Las Vegas, di mana Puello kalah angka tipis dalam pertarungan ketat. Meski kalah, banyak analis menilai Puello justru tampil impresif karena dapat mengimbangi gaya agresif Romero.

Dampak bagi Republik Dominika

Kesuksesan Puello menularkan semangat bagi generasi muda di negaranya. Sebelumnya, nama-nama petinju Dominika kurang bersinar di kancah super lightweight dunia. Puello menjadi ikon baru, menghidupkan sasana-sasana tinju di San Juan dan Santo Domingo dengan program pelatihan remaja.

Ia kerap mengadakan sesi motivasi, berbicara di sekolah dan komunitas tinju lokal, menyampaikan pesan bahwa disiplin, doa, dan kerja keras dapat membawa seseorang ke panggung dunia.

Target Karier

Puello memiliki cita-cita mengamankan sabuk WBC, IBF, dan WBO untuk menjadi juara tak terbantahkan (undisputed champion) di divisinya. Ia dan timnya tengah merencanakan pertarungan besar berikutnya di Amerika Serikat atau Arab Saudi, seiring makin banyaknya promotor Timur Tengah yang tertarik mengundangnya.

Dalam wawancara terbarunya, Puello mengatakan:

“Saya ingin menunjukkan bahwa petinju Dominika bisa menjadi yang terbaik di dunia. Saya ingin pulang ke kampung halaman dengan empat sabuk juara, dan mengangkat bendera Republik Dominika setinggi-tingginya.”

Kisah Alberto Puello adalah kisah tentang mimpi yang diwujudkan dengan kerja keras dan pengorbanan. Ia menempuh jalan panjang dari gym kecil di San Juan de la Maguana hingga arena megah di Amerika. Dengan gaya southpaw menawan, mental baja, dan visi besar, Puello menempatkan dirinya sebagai salah satu petinju paling disegani di divisi super lightweight saat ini.

Perjalanan kariernya belum selesai. Publik tinju dunia menantikan apakah La Avispa akan berhasil menjadi undisputed champion dan mencatat sejarah baru untuk dirinya, keluarganya, serta negaranya. Yang pasti, setiap langkah Alberto Puello di ring selalu menjadi tontonan yang menginspirasi banyak orang, terutama bagi mereka yang percaya “tidak ada yang mustahil jika kita bekerja keras untuk itu.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *