Andy Hiraoka merupakan salah satu petinju muda Jepang yang belakangan ini menarik perhatian publik tinju Asia dan dunia. Memiliki nama lengkap Andy Hiraoka Sadamune, ia lahir pada 10 April 1996 di Yokohama, Kanagawa, Jepang. Ayahnya berkewarganegaraan Jepang, sedangkan ibunya berasal dari Filipina, membuatnya memiliki darah campuran Jepang dan Filipina. Kombinasi fisik, teknik, serta mental tangguh dari kedua budaya tersebut menjadikan Hiraoka petinju yang unik dan kuat di ring.
Awal Kehidupan dan Ketertarikan pada Tinju
Sejak kecil, Andy tumbuh dalam lingkungan keluarga pekerja keras. Ayahnya mengenalkan tinju padanya ketika masih SD. Di Jepang, tinju bukan olahraga utama seperti baseball atau sepak bola, namun Andy kecil justru tertarik dengan olahraga yang menuntut disiplin tinggi ini. Ia memulai latihan formal di Sasada Boxing Gym di Yokohama, di bawah bimbingan pelatih yang ketat.
Selain tinju, Andy sempat mempelajari karate dan judo saat SMP untuk memperkuat fisiknya. Namun, setelah lulus SMP, ia memutuskan fokus penuh pada tinju karena merasa olahraga tersebut menuntut strategi dan ketahanan mental lebih tinggi. Ia pun mengikuti berbagai turnamen amatir lokal untuk mengasah teknik dan mental bertanding.
Karier Amatir
Di level amatir, Andy mencatatkan rekor cukup baik dengan lebih dari 40 kemenangan sebelum akhirnya memutuskan menjadi petinju profesional pada usia 18 tahun. Rekor amatirnya tak sepopuler rekan-rekan senegaranya yang menjuarai nasional, namun ia selalu dikenal sebagai petinju dengan pukulan cepat dan footwork lincah. Hiraoka juga dikenal memiliki jangkauan tangan yang panjang, sangat menguntungkan di kelas super ringan (light welterweight).
Debut Profesional
Andy melakukan debut profesional pada 2013 melawan Hiroki Yoshimura di Korakuen Hall, Tokyo. Dalam laga debut tersebut, ia menang dengan keputusan mutlak (unanimous decision) setelah 4 ronde. Meski bukan KO, penampilan perdananya menunjukkan kecepatan jab yang tajam dan pertahanan solid.
Perkembangan Karier Profesional
Dari tahun 2013 hingga 2018, Andy bertarung melawan petinju lokal Jepang, mengumpulkan kemenangan demi kemenangan. Pada 2019, ia mendapatkan kesempatan besar bertarung di Amerika Serikat di bawah promotor Top Rank Boxing yang dimiliki Bob Arum. Andy ditampilkan dalam undercard laga besar untuk memperkenalkan bakatnya kepada pasar tinju Amerika.
Lawan pertamanya di Amerika adalah Rogelio Casarez pada November 2019 di Fresno, California. Andy berhasil menang TKO ronde ke-2, menampilkan kombinasi pukulan kiri-kanan yang cepat dan mematikan. Kemenangan ini membuka jalan karier internasionalnya.
Gaya Bertarung
Andy Hiraoka bertarung dengan gaya orthodox. Ciri khasnya adalah:
-
Jab kiri cepat dan keras – mampu mengatur jarak lawan dengan efektif.
-
Footwork lincah – memudahkan untuk keluar dari tekanan lawan dan melakukan counter attack.
-
Pukulan kanan straight yang tajam – menjadi senjata utama saat lawan lengah.
-
Pertahanan tinggi dan rapat – jarang membiarkan lawan masuk dengan mudah.
Dengan tinggi badan 180 cm dan jangkauan 180 cm, ia tergolong tinggi untuk kelas light welterweight. Hal ini memberinya keuntungan saat melawan petinju bertubuh lebih pendek.
Pertandingan-pertandingan Penting
-
Andy Hiraoka vs. Akihiro Kondo (2020)
Andy bertemu petinju veteran Akihiro Kondo dalam laga perebutan gelar minor WBO Asia Pacific dan Japanese Super Lightweight Title. Dalam laga 10 ronde ini, Andy menang dengan keputusan mutlak. Kemenangannya sangat berarti karena Kondo dikenal memiliki pengalaman tinggi dan sempat menantang gelar dunia sebelumnya. -
Andy Hiraoka vs. Shun Akaiwa (2022)
Pada laga ini, Andy menang KO di ronde ke-4. Ia menampilkan variasi pukulan hook dan uppercut yang membuat lawan kesulitan bertahan. Kemenangan ini meningkatkan reputasinya sebagai salah satu petinju dengan KO rate tinggi di divisi super ringan Jepang. -
Andy Hiraoka vs. Alvin Lagumbay (2023)
Bertemu petinju Filipina ini menjadi laga emosional karena Andy juga memiliki darah Filipina. Ia tetap profesional dan berhasil menang TKO ronde ke-8 setelah mendominasi sejak awal. -
Andy Hiraoka vs. Raul Curiel (2024)
Laga eliminator IBF super lightweight ini menjadi salah satu titik puncak kariernya. Ia berhasil menang melalui keputusan mutlak, memastikan posisinya sebagai mandatory challenger untuk gelar dunia IBF.
Rekor Profesional
| No. | Tanggal | Lawan | Hasil | Metode | Ronde (max) | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 24 | 3 Sep 2024 | Ismael Barroso | Menang | TKO | 9/12 | di Ariake Arena, Tokyo |
| 23 | 26 Des 2023 | Sebastian Diaz Maldonado | Menang | TKO | 5/8 | di Ariake Arena, Tokyo |
| 22 | 13 Des 2022 | Min Ho Jung | Menang | TKO | 8/12 | Pertahankan gelar WBO Asia Pacific |
| 21 | 13 Sep 2022 | Alvin Lagumbay | Menang | TKO | 2/12 | Pertahankan WBO Asia Pacific |
| 20 | 7 Jun 2022 | Shun Akaiwa | Menang | TKO | 6/10 | Pertahankan gelar Jepang & WBO Asia Pacific |
| 19 | 28 Feb 2022 | Cristiano Aoqui | Menang | TKO | 10/12 | Pertahankan gelar yg sama |
| 18 | 19 Okt 2021 | Jin Sasaki | Menang | TKO | 11/12 | Menang gelar Jepang & WBO Asia Pacific |
| 17 | 11 Mar 2021 | Fumisuke Kimura | Menang | TKO | 3/8 | – |
| 16 | 31 Okt 2020 | Rickey Edwards | Menang | TKO | 4/8 | – |
| 15 | 30 Nov 2019 | Rogelio Casarez | Menang | TKO | 2/8 | – |
| 14 | 12 Jul 2019 | Akihiro Kondo | Menang | UD | 10/10 | – |
| 13 | 11 Sep 2018 | Ukyo Yoshigai | Menang | TKO | 3/8 | Juara Pemuda Jepang |
| 12 | 28 Feb 2018 | Fumisuke Kimura | Menang | UD | 8/8 | – |
| 11 | 11 Nov 2017 | Takahiko Kobayashi | Menang | TKO | 5/8 | – |
| 10 | 23 Agu 2017 | Ukyo Yoshigai | Menang | TKO | 3/6 | – |
| 9 | 21 Mei 2017 | Shogo Yamaguchi | Menang | TKO | 6/8 | – |
| 8 | 30 Des 2016 | Natee Yongraksa | Menang | KO | 1/6 | Debut di Ariake Coliseum |
| 7 | 3 Okt 2016 | Nakharin Phromchak | Menang | TKO | 3/6 | Debut di Korakuen Hall |
| 6 | 2 Nov 2014 | Shintaro Nakamura | Menang | UD | 5/5 | – |
| 5 | 25 Sep 2014 | Shoma Sekine | Menang | TKO | 4/4 | – |
| 4 | 20 Jun 2014 | Yoshihito Takahashi | Menang | UD | 4/4 | – |
| 3 | 4 Apr 2014 | Susumu Nakata | Menang | TKO | 3/4 | – |
| 2 | 10 Jan 2014 | Yoshikuni Hashiguchi | Menang | UD | 4/4 | – |
| 1 | 3 Des 2013 | Katsuhiko Kudo | Menang | TKO | 4/4 | Debut profesional |
Per Juli 2025, rekor profesional Andy Hiraoka adalah:
-
Total pertandingan: 24
-
Menang: 24
-
Menang KO: 19
-
Kalah: 0
Rekor tak terkalahkan (undefeated) dan KO rate di atas 75% membuatnya semakin diperhitungkan sebagai calon juara dunia Jepang berikutnya setelah Naoya Inoue.
Target Juara Dunia
Setelah laga eliminator IBF melawan Raul Curiel, Andy dijadwalkan menantang Subriel Matias untuk perebutan gelar IBF World Super Lightweight pada akhir 2025. Ini akan menjadi laga terbesar dalam kariernya, sekaligus ujian terberat melawan petinju Puerto Rico yang terkenal agresif dan memiliki power besar.
Kehidupan Pribadi
Di luar ring, Andy Hiraoka dikenal sebagai pribadi rendah hati. Ia sering membagikan latihan dan kegiatannya melalui Instagram. Andy juga aktif membantu pelatihan anak-anak di Sasada Boxing Gym, tempat ia pertama kali berlatih. Ia mengatakan bahwa tinju bukan hanya tentang menang, tetapi juga membangun karakter disiplin, hormat, dan kerja keras.
Meski lahir dan besar di Jepang, Andy fasih berbahasa Tagalog dan sedikit bahasa Inggris karena ibunya selalu mengajarkannya berbicara Tagalog di rumah. Hal ini membuatnya memiliki basis fans di Filipina dan Jepang secara bersamaan.
Pengaruh Terhadap Tinju Jepang
Kehadiran Andy memberi warna baru bagi dunia tinju Jepang yang sebelumnya didominasi kelas ringan dan bantam. Dengan bertarung di divisi super ringan dan potensi naik ke welterweight di masa depan, ia membuka harapan munculnya juara dunia Jepang di kelas menengah atas, yang sebelumnya sangat jarang.
Banyak pengamat menilai gaya bertarung Andy mirip petinju Amerika seperti Terence Crawford, namun dengan karakter ketenangan khas Jepang. Kombinasi ini menjadikannya unik dan berbahaya di mata calon lawan.
Andy Hiraoka adalah contoh nyata dedikasi, kerja keras, dan fokus. Ia mungkin belum sepopuler Naoya Inoue di mata publik Jepang, namun dengan usianya yang baru 29 tahun dan rekor tak terkalahkan, kariernya masih sangat panjang. Laga perebutan gelar dunia mendatang akan menjadi penentu apakah Andy hanya sekadar rising star, atau akan benar-benar mencatatkan namanya sebagai juara dunia sejati.
Dengan kekuatan pukulan, kecepatan, dan disiplin tinggi, Andy Hiraoka diyakini memiliki semua syarat untuk menjadi petinju kelas dunia berikutnya dari Jepang. Dunia tinju menantikan kiprahnya di panggung juara dunia pada akhir tahun ini.
